Alur 5 Langkah dalam Sesi Konsultasi Gizi Terstandar
Memahami apa yang akan terjadi di ruang konsultasi membantu Anda merasa tenang, percaya diri, dan siap berkolaborasi secara produktif.
Mengenali Tujuan (Goal Setting)
Anda dan tenaga gizi mendiskusikan apa alasan utama Anda datang. Apakah untuk meningkatkan energi kerja, memperbaiki pencernaan, atau mengelola kebiasaan jajan larut malam? Tujuan dibuat spesifik, terukur, dan realistis.
Menyiapkan & Mengkaji Informasi (Nutrition Assessment)
Tenaga gizi melakukan wawancara mendalam mengenai riwayat makan (food recall), aktivitas fisik, riwayat alergi, serta mengkaji hasil pengukuran fisik (antropometri) dan catatan medis pendukung yang relevan.
Berdiskusi & Memetakan Hambatan (Interactive Counseling)
Percakapan aktif mengenai kendala nyata: bagaimana mengatasi godaan lembur kerja, cara memilih makanan di warung makan, dan bagaimana membagi piring makan 'Isi Piringku' dengan bahan pangan lokal yang terjangkau.
Memahami Saran & Kesepakatan Aksi (Action Plan)
Bukan instruksi sepihak, melainkan kesepakatan bersama. Anda menyepakati 2 hingga 3 perubahan perilaku kecil yang akan dipraktikkan dalam 2 minggu ke depan tanpa merasa tertekan.
Meninjau Perkembangan (Review & Evolution)
Pertemuan lanjutan untuk meninjau apa yang berhasil berjalan lancar dan apa yang masih sulit diterapkan. Rencana makan disesuaikan kembali secara adaptif mengikuti dinamika hidup Anda.